Bupati Situbondo Nyetir Becak Listrik Saat Penyaluran Bantuan Presiden Prabowo



SITUBONDA, (NC) Upaya memperkuat ekonomi rakyat di sektor transportasi informal dilakukan melalui penyaluran bantuan becak listrik kepada warga Situbondo. Bantuan tersebut merupakan program Presiden Prabowo Subianto yang disalurkan melalui Gerakan Solidaritas Nasional (GSN), Senin (26/1/2026).

Penyerahan bantuan berlangsung di Pendopo Pate Alos, Besuki, dan diserahkan langsung oleh Wakil Ketua Umum GSN Nanik Sudarwati Deyang, didampingi Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo.

Momen penyaluran bantuan ini menjadi perhatian masyarakat saat digelar konvoi becak listrik mengelilingi kawasan Kota Besuki. Dalam konvoi tersebut, Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo tampil unik dengan mengemudikan becak listrik, sementara Wakil Ketua Umum GSN duduk sebagai penumpang.

Sepanjang rute konvoi, warga yang memadati jalanan meneriaki dan menyapa Mas Rio sapaan akrab Bupati Situbondo yang mengemudi becak bersama sejumlah pengurus Partai Gerindra. Konvoi itu pun menjadi tontonan menarik masyarakat di sekitar kawasan Pendopo Pate Alos.

Pada tahap awal, sebanyak 200 unit becak listrik disalurkan kepada para penarik becak di Situbondo. Nanik Sudarwati Deyang mengatakan, bantuan tersebut merupakan bagian dari program nasional penyediaan becak listrik yang ditargetkan rampung hingga tahun 2028.

“Untuk tahap pertama di Situbondo kami salurkan 200 unit. Ke depan akan ditambah sesuai hasil pendataan pemerintah daerah,” ujar Nanik.

Ia menjelaskan, pada tahun 2025 Presiden Prabowo telah memesan sekitar 70.000 unit becak listrik. Sebagian unit masih dalam proses produksi dan akan dilanjutkan dengan produksi tambahan sebanyak 25.000 unit, yang direncanakan berlanjut hingga 2027 dan 2028.

Menurut Nanik, program becak listrik dilandasi komitmen Presiden Prabowo untuk meningkatkan martabat pekerja sektor informal.

“Prinsip Bapak Presiden, masyarakat tidak boleh mencari nafkah dengan mengandalkan tarikan raga manusia. Becak listrik diharapkan dapat meringankan beban kerja sekaligus meningkatkan pendapatan keluarga,” katanya.

Secara teknis, becak listrik memiliki jarak tempuh hingga 80 kilometer dalam satu kali pengisian daya, mampu mengangkut dua penumpang dewasa, dan membutuhkan waktu pengisian sekitar tujuh jam dengan daya listrik 450 watt.

Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo menilai bantuan tersebut memberikan dampak langsung terhadap upaya pengentasan kemiskinan.

“Ini bukan sekadar gagasan, tetapi aksi nyata. Warga kita mendapatkan alat kerja yang layak untuk meningkatkan penghasilan keluarga,” ujarnya.

Mas Rio juga mengingatkan agar becak listrik tersebut dimanfaatkan sesuai tujuan. “Pesan saya jelas, jangan dijual. Bantuan ini diberikan Presiden untuk membantu ekonomi keluarga penerima,” katanya.

Selain untuk transportasi harian, Pemerintah Kabupaten Situbondo mendorong pemanfaatan becak listrik sebagai becak wisata seiring pengembangan kawasan kota dan destinasi wisata daerah.

Untuk mendukung operasional, Pemkab Situbondo akan berkoordinasi dengan PT PLN (Persero) terkait penyediaan fasilitas pengisian daya di sejumlah titik. Pendataan penerima lanjutan akan dilakukan Dinas Perhubungan, disertai penyusunan regulasi penggunaan becak listrik bersama aparat kepolisian.

“Kami ingin bantuan ini benar-benar aman, berkelanjutan, dan berdampak nyata pada penurunan kemiskinan di Situbondo,” tandas Mas Rio.

Lebih baru Lebih lama

JSON Variables

Magspot Blogger Template

World News

Magspot Blogger Template
Magspot Blogger Template

نموذج الاتصال