AP2 Fokus Kawal Dugaan Korupsi BTS Diskominfo Sultra di KPK

 

Foto: Ferdin Nage, Ketua AP2 Indonesia 

KENDARI, NEWSCAST.MY.ID  _Dewan Pimpinan Pusat Aliansi Pemuda dan Pelajar (AP2) Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses hukum dugaan korupsi proyek Base Transceiver Station (BTS) di Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sulawesi Tenggara yang kini tengah bergulir di Komisi Pemberantasan Korupsi.

Ketua AP2 Indonesia, Fardin, menyebut pihaknya tidak akan mundur selangkah pun hingga perkara tersebut terang-benderang dan para pihak yang bertanggung jawab diproses sesuai hukum.

“Kami ini sedang berjuang menangkap ‘burung beo’. Dikejar lari, tapi mulutnya tidak pernah berhenti ngoceh di media sosial,” sindir Fardin, Kamis (13/2/2026).

Terus Kawal Proses di KPK

Fardin menjelaskan, laporan dan berbagai dokumen pendukung terkait dugaan penyimpangan proyek BTS Diskominfo Sultra telah masuk dalam atensi penegak hukum. Saat ini, kata dia, prosesnya sedang berjalan di KPK dan AP2 akan terus mengawal hingga ada kepastian hukum.

Menurutnya, pengawalan ini penting agar tidak ada upaya pengaburan fakta maupun pembentukan opini liar di ruang publik.

“Kalau memang merasa benar, hadapi proses hukum. Bukan sibuk membangun narasi di media sosial,” tegasnya.

Soroti Etika Pejabat Publik

AP2 juga menyoroti sikap salah satu oknum pejabat di Diskominfo Sultra yang dinilai kerap melontarkan pernyataan kontroversial di media sosial di tengah proses hukum yang berjalan.

Fardin menilai, sebagai pejabat publik, seharusnya yang bersangkutan menjaga etika dan tidak memperkeruh suasana.

“Ini bukan soal personal. Ini soal integritas jabatan dan tanggung jawab moral. Publik berhak mendapatkan pemerintahan yang bersih,” ujarnya.

Komitmen Kawal Hingga Tuntas

AP2 memastikan akan terus mengawal kasus ini melalui jalur hukum, aksi moral, hingga advokasi publik. Mereka juga mengajak masyarakat untuk ikut mengawasi jalannya proses hukum di KPK agar berjalan transparan dan akuntabel.

“Jangan sampai kasus ini tenggelam. Kami akan terus bersuara sampai kebenaran terungkap,” tutup Fardin.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Diskominfo Sultra belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan dugaan kasus tersebut.

Jurnal: Yongki

Lebih baru Lebih lama

JSON Variables

Magspot Blogger Template

World News

Magspot Blogger Template
Magspot Blogger Template

نموذج الاتصال