Sorong,NewsCast.my.id — Publik di Kota Sorong kembali dihebohkan dengan beredarnya tangkapan layar percakapan WhatsApp yang diduga berkaitan dengan komunikasi di balik layar dunia pemberitaan.
Narasi Berita
Tangkapan layar percakapan tersebut memperlihatkan adanya komunikasi yang menyinggung soal “komitmen” serta rencana untuk kembali menaikkan berita apabila kesepakatan tidak berjalan sesuai pembicaraan sebelumnya.
Dalam isi percakapan, salah satu pihak mempertanyakan kejelasan tindak lanjut dari komunikasi yang telah dilakukan, bahkan mengisyaratkan akan kembali mempublikasikan berita sebagai bentuk respons jika tidak ada kepastian.
Situasi ini kemudian memicu perhatian publik, terutama terkait independensi media dan profesionalitas dalam praktik jurnalistik di daerah.
Sejumlah kalangan menilai, jika komunikasi tersebut benar berkaitan dengan pemberitaan, maka hal ini berpotensi mencederai prinsip dasar pers yang seharusnya bekerja secara independen, objektif, dan tidak berada di bawah tekanan pihak tertentu.
“Media seharusnya menjadi kontrol sosial, bukan alat tekanan. Kalau ada indikasi seperti ini, tentu harus menjadi perhatian bersama,” ujar salah satu pengamat lokal.
Di sisi lain, belum ada klarifikasi resmi dari pihak-pihak yang diduga terlibat dalam percakapan tersebut. Namun, beredarnya tangkapan layar ini telah memunculkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat.
Publik pun mendesak agar ada transparansi dan penjelasan terbuka guna menjaga kepercayaan terhadap media sebagai pilar demokrasi. (***)
